jendelague.com Rotating Header Image

Syahril Sabirin Prihatinkan Kondisi BI

JAKARTA, JUMAT- Mantan Gubernur Bank Indonesia Syahril Sabirin mengaku prihatin terhadap kondisi bank sentral Indonesia. Terlebih setelah ditetapkannya empat mantan deputi gubernur BI sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), terkait kasus aliran dana Yayasan Pengembangan Perbankan Indonesia (YPPI) senilai Rp 100 miliar.

Keempat deputi gubernur BI tersebut adalah Aulia Tantowi Pohan, Aslim Tadjuddin, Maman H. Soemantri, dan Bunbunan Hutapea. “Saya prihatin kasus ini menimpa Bank Indonesia. Padahal, ketika saya meninggalkan BI 20 Mei 2003 silam kondisi (BI) masih baik-baik saja,” ujar Syahril, Jumat (31/10), seusai menjadi pemeriksaan sebagai saksi di Gedung KPK.

Syahril mengaku tidak pernah menerima uang YPPI. Ketika dirinya tersangdung kasus Bank Bali, ia mengaku mendapat uang bantuan hukum langsung dari BI, bukan YPPI.

Mengenai pemeriksaan terhadap dirinya pagi tadi, Syahril menolak menjelaskannya. Namun dia menegaskan telah memberikan keterangan sebenar-benarnya, tanpa memihak siapa pun.

0 Comments on “Syahril Sabirin Prihatinkan Kondisi BI”

Leave a Comment